Semesta Berkata

Semesta Berkata

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 1, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Kalau semesta sudah berkata, yang perlu manusia lakukan hanyalah menurutinya tanpa mampu mengubahnya. Semenjak itu, setelah kejadian insiden itu. Yang mana, jatuh terhadap lubang yang sama itu sudah terjadi tiga kali. Sosok gadis periang itu merubah hidupnya. Dunianya terasa hampa. Terkadang ia berfikir, bahwa bumi sudah tidak menyayanginya. Semesta seakan marah dengan sikapnya yang terlalu egois untuk mencintai seseorang. Namun, satu tekadnya "Ia percaya bahwan Tuhan selalu ingin dia bahagia". Tuhan itu maha baik. Ia tidak mungkin membiarkan ciptaanya itu larut pada kesedihan.
Todos los derechos reservados
#330
laugh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nathalea
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • EVIDEN (Republish)
  • I'm Alessa
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Surat Dari Isi Hati Arluna (End)
  • Interweave
  • GREENSTA [END]
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Evanescent [END]✓
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido