MEMORIAE
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
[ Fantasy-Romance] '' berapa lama aku harus hidup seperti ini? Hidup di antara orang-orang egois. Di dunia ini, tidak ada siapapun yang mendengar doaku, apa tuhan sedang tertidur sekarang? Atau apa aku pernah membuat kesalahan fatal yang membuatku mendapatkan takdir ini?'' - Aglea Vencel
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Who Is Called A Bird?!  || [Vol.1]
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • New World [REVISI]
  • Cold idol
  • Fate Breaker [END]
  • Author kualat : masuk kedalam wattpad
  • Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS)
  • ALSTROEMERIA [TAMAT]
  • Sang Penguasa
  • telo non opus est,telum sum |duty after school x reader

Jeoran Daimont, Awakened yang dikenal tak punya hati karena bicaranya yang prontal, dan suka membuat kekacauan... kelakuannya layaknya penjahat kelas kakap. Dia berbakat, cerdas, dan licik. Seorang Awakened yang ditakdirkan menjadi sesosok yang hebat, yang hanya ada dalam seratus tahun sekali. Pemilik kekuatan Dewa, dan sikeberuntung berjalan. Dirinya juga menjadi incaran banyak kalangan, organisasi ternama, monster, bahkan kaum bangsawan. Dia unik. Spesial. Dan hebat. Si pemalas yang berbakat. Julukan lainnya. Tetapi dibalik kebrutalan dirinya, terselubung rahasia yang menyedihkan. Apa jadinya, jika dia yang dikenal tidak takut apapun dan berani... sebenarnya seseorang yang terlahir dengan jantung lemah. Dikit-dikit batuk darah, lelah sedikit nyaris sekarat, kerja sebentar pingsannya lama. Orang tidak akan mempercayai itu. Dia harus bertahan hidup dari alur dunia yang menyebalkan dan kacau. Dunia yang nyaris hancur oleh kemunculan Abyss of Flame. Desakan keserakahan manusia-manusia yang tak punya otak. Dan garis darah tubuhnya yang memaksanya mengikuti takdir yang ia benci. "Sialan! Ini tidak adil. Kenapa harus aku? Aku hanya ingin santai-santai dan hidup tenang! Kenapa kalian terus mengerumun seperti semut, hah!?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines