A story in a book ( Levi Ackerman x Reader)

A story in a book ( Levi Ackerman x Reader)

  • WpView
    Reads 161,633
  • WpVote
    Votes 18,281
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 29, 2021
"kami seperti ini bukan kewajiban atau paksaan dari pihak lain. Kami seperti ini adalah pilihan yang kami ambil dalam hidup" . Dipublikasikan 1 Januari 2019🚫 🚫Mohon tidak mencopy🚫
All Rights Reserved
#8
attakontitan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Iblis, Dia Malaikat! || END
  • Mine (PondPhuwin)
  • Light ⭑ Riren [✓]
  • Hidden Feelings | Levi Ackerman ✓
  • Before Dawn
  • D A R E ; a Story about Ackerman
  • [✔️] KAICHOU
  • [End] Ackerman Siblings | Shingeki no Kyojin
  • Lelap [RivaEre ✔]
  • [1] Memories [Riren]✔

Bukan Iblis, Dia Malaikat! Shingeki no Kyoujin © Isayama Hajime Rivaille Ackerman x Eren Jaeger #Riren# Rate : M Warning : Shounen-ai, BL, Yaoi, bahasa amburadul, typo bertebaran, mengandung unsur dewasa dan kekerasan, homophobic jangan baca!!! Lonceng perak, benda mungil berbunyi nyaring yang identik dengan hal-hal menarik dan menyenangkan. Begitulah pandangan orang pada umumnya, namun tidak bagi seorang pemuda malang yang dijual oleh pamannya sendiri demi melunasi hutang. Eren Jaeger, kehidupan pemuda bersurai coklat gelap itu benar-benar buruk sejak kematian kedua orang tuanya. Hidup dengan pamannya yang menjadikannya seperti budak pencari uang di usianya yang harusnya masih menikmati indahnya waktu bermain, dan berakhir dijual sebagai pelunas hutang. Entah keberuntungan atau kesialan, ia harus berakhir ditangan tangan kanan Mafia tersohor yang digadang-gadang akan kekuatan dan kekejamannya. Rivaille Ackerman, sang Iblis Lonceng. " Jangan memandangnya sebelah mata. Dia bukan Iblis, Dia Malaikat! Kalian tidak mengenal siapa Dia!" - Eren Jaeger. "Aku tidak peduli dan tidak mau tahu omong kosong yang keluar dari mulut busuk orang-orang diluar sana, tidak berpengaruh untukku. Yang aku tahu hanya kau adalah milikku seorang, Lonceng kehidupanku." - Rivaille Ackerman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines