Story cover for TIME = LIFE by Apriyaniaqish
TIME = LIFE
  • WpView
    Membaca 144
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 5
  • WpView
    Membaca 144
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 5
Bersambung, Awal publikasi Jan 01, 2019
Bagi sosok Renjana Kalila Pratista, menulis bukan sekedar hobbynya. Tapi suara yang tidak bisa ia teriaki, kepada siapapun tanpa ampun. Jika dulu, ia hanya mempunyai kriteria pasangan yang sebagaimana mestinya. Namun, pada awal yang baru ini Jana-- panggilannya, bukan hanya mencari yang semestinya. Ia ingin menemukan sosok yang menjadi telinga kedua baginya, yang memahami diksinya, memperbaiki bukan menghardik apalagi sekedar membaca. Karena kali ini, Jana sadar. Ia butuh bukan hanya untuk sandaran, bukan hanya yang menerimanya apa adanya, tapi yang mau mencintai karya-karyanya dan menemani Jana dalam menyelami para hobbynya.

Tepat di waktu yang bergulir lampau, Jana belum memahami kemauan hatinya itu. Yang ia cari, hanya sosok pengalihan yang dapat membuat ia lupa akan satu kenangan. Satu-satunya terkasih yang ia anggap, Alterio Manggala.

Tanpa sadar, bukan hanya menyakiti atau meninggalkan. Tapi membuat Jana menumbuhkan sosok-sosok kenangan yang bernama ingatan.

Atau, semua itu kutukan? Seperti yang diungkapkan salah satu sahabatnya, Aretina Madaharsa. Bahkan mungkin, seluruh sahabatnya mengakui kutukan tersebut. Karena grup yang mereka namai menjadi doa?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan TIME = LIFE ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
Let Me Love You Longer cover
STARK ✓ cover
My Story cover
GERA (SUDAH TERBIT) cover
Andira [End]  cover
SELF LOVE cover
Menyerah atau Bertahan? cover
Kutukan Tumbal cover

Let Me Love You Longer

34 bab Lengkap

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest