KEKASIH HALAL

KEKASIH HALAL

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 22, 2019
"Saat aku bersamamu, rasanya seperti sedang bermimpi sepanjang hari. Kamu adalah cahaya bintangku. Cintamu seperti sebuah hadiah" (Ainun barisa fattana) "Aku merasa seperti dilemparkan waktu untuk kembali ke masa lalu, saat cinta masih begitu tulus dan tanpa tuntutan, saat cinta tak butuh pengungkap, tapi cukup dengan tindakan, bukan sekedar perkataan" ( Azka sayydid alfaray) "Gunakanlah hatimu untuk berbicara dengan matanya. Karena hati dan mata terlalu sulit untuk berdusta. Agar kau tahu mana cinta yang tulus, mana cinta yang rakus" ( Anggun dwi lestari) "Hati ini tidak mampu berlabuh dengan wanita lain, kecuali dengan dirimu yang selalu ada di dalam hati maupun pikiran ini, bayang dan senyuman itu mampu menghentikan waktu dengan sendirinya " (Rangga trytajaya) Semoga kalian suka baca cerita kami Maaf klau agak sedikit GAJE soalnya saya juga baru belajar membuat cerita jadi maklumin aja.... 🌸Follow Instagram kami🌸 @andinauliyaa @andimutiara96 Syukron 🙏🙏
All Rights Reserved
#50
romatis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • DikaRanggi
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Love In Trauma (TAMAT)
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Destiny [COMPLETED]

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines