EUPHORIA

EUPHORIA

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2019
Aku menulis semua ini di lembaran-lembaran kertas usang. Tentang ceritaku. Cerita yang hanya mampu ku tumpahkan disini. Petualanganku tentang penerimaan, penyembuhan, dan perihal jati diri. Juga tentang sebuah perjuanganku yang ingin keluar dari semua bayang-bayang ini. Cerita bagaimana lelahnya diriku, Lelahnya seorang mentari dalam menghadapi rasa takut, gelisah maupun pikiran buruk. Dan akhirnya mencoba memilih untuk tetap hidup dan berjuang hidup hingga saat ini.
All Rights Reserved
#383
mentari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • Petualangan Dream Team 2
  • The Dark Side(END)
  • ALGENTA
  • ARNWOLF (END)
  • ALVIN (On Going)
  • The Other Side
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Thanks for all

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines