GIRLS vs BOYS

GIRLS vs BOYS

  • WpView
    LECTURAS 7,306
  • WpVote
    Votos 336
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 25, 2023
Hallo Everyone! Ini cerita pertama aku:) 3 cewek yang terkenal cantik dan pintar bertemu dengan 3 cowok yang juga terkenal tampan dan badboy, mereka bertemu dengan suasana yang tidak enak sehingga menimbulkan perselisihan diantara mereka. Dan 3 cewek ini berniat untuk balas dendam tetapi mereka justru... Mau tau kelanjutannya? Baca yaa guyss. Jangan lupa vote ya:)
Todos los derechos reservados
#58
raka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Caramel
  • GASA [end]
  • Cah Semprul ( Tamat)
  • DERAN
  • Fragilitè [END] r e v i s i
  • My First Love \\ SUDAH TERBIT
  • BAD GIRL OR GOOD GIRL?
  • CLAYXZANDER
  • CINTA YANG NYATA
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido