Syakira Kaizza Annanda

Syakira Kaizza Annanda

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2019
Suatu Cerita Lama Sebuah Cerita Cinta "Hanya rasa yang pernah ada" Bisa dibilang sekarang masih ada. Harapan Kaizza pupus ketika dia mendengar suatu pernyataan.. "Mungkin sekarang aku masih trauma dengan hubungan percintaan dan mungkin rasa cinta serta sayang sudah hilang" Suara yang begitu ia kenal, yang hanya mendengar suaranya saja sudah membuat hati Izza bergetar ,benar dia adalah seseorang yang mengisi hatinya saat ini. Dia..? Dia yang paling usil Dia juga yang paling perhatian Entah kapan rasa suka itu muncul dan kapan juga rasa itu akan hilang... Karna pacaran itu tidak diperbolehkan dalam agamanya...lantas bagaimana sikap Izza dalam mengadapi rasa suka yang ada pada hatinya....?? #lanjutcek inmystory😅👌✔
All Rights Reserved
#302
cintadalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Syauqillah Syadzahra 2
  • Tertulis Dalam Doa
  • Five Meters To Many Thousands Kilometers
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • [TERBIT] Zahralvi: Whispers of Qadr ✓
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Story of My Life With You

Syadza menunduk, tak kuasa menatap mata kekasihnya yang sendu. Jari putih pucatnya tergerak mengusap rahang kokoh milik kekasih. "Dengarkan aku kali ini, aku yang akan bicara." kata Syadza sembari mengecup pipi Syauqi syahdu. Ia bergerak mundur, memposisikan matanya bertemu dengan mata Syauqi. "Sejauh apapun kekasih pergi, jangan pernah lupakan jika cintanya tetap tinggal dalam hati dan tak akan mati." kata Syadza lagi, kembali ia kecup mata kekasihnya untuk terakhir kali. "Dari dalam hati ini" Syadza membawa tangan Syauqi menyentuh dada bidangnya sendiri. "Tidak perlu takut dan ragu, karena jika kita mencintai maka jiwa tidak akan pernah takut untuk kehilangan kekasih hati. Kita hanya perlu mengasihi diri untuk menghangatkan jiwa tanpa hal-hal yang menyakitkan. Dan dengan itu, ia akan bertahan hidup dengan tawa kembali." "Mas," panggilnya. Ia tersenyum ketika melihat setetes air mata sengaja mengalir dari mata tajam kekasihnya. "Hakikat cinta itu untuk berbagi, dan aku tidak pernah menyalahkan kamu untuk semua ini. Aku ikhlas untuk berbagi karena Allah percaya kita bisa melalui semua ini,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines