NO BAPER

NO BAPER

  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 22, 2019
Tau apa musuh terbesar gue? Ya..baper. Sekeras mungkin gue berusaha supaya gak berurusan sama musuh gue itu. Apalagi pas gue lihat temen temen di sekolah gue, yang bucinnya bikin muntah ditempat, yang nangis nangis gaje, galaulah, apalah, bener bener bikin gue anti seanti antinya sama BAPER, yang gue yakini adalah dalang dari semua kebodohan itu. Ini cuma cerita biasa tentang hidup gue. Tentang gue, cewek bodo amat-an yang cinta mati sama cemilan dan tiba tiba "diseret" sama Tuhan sang Sutradara handal, untuk main dalam sebuah drama kehidupan yang akhirnya buat gue kenal sama yang namanya... BAPER. ♡♡♡♡♡
All Rights Reserved
#105
bego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Dunia Jo (Completed)
  • Been You
  • Zenata Aganda
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Sweet Girl [COMPLETE]
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • My boyfriend is my idol[EXO FANFICTION]
  • Fuck Boy
  • Feeling's effect

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines