Mr Librarian

Mr Librarian

  • WpView
    Leituras 72
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, dez 27, 2019
"Hei kamu ke sini sebentar..Akan ku ceritakan sesuatu padamu, tapi isi daftar kunjung nya terlebih dahulu!.." ujar Noer Melati melongos keluar perpustakaan.. Tanpa memperdulikan ucapan dari sang pustakawan "Melati , saya tembak nih!" Geram Noer Melati kembali masuk perpustakaan, dan berucap.. "Iya pak nggak papa, tembak aja.." jawab melati "Apa kamu bilang...?.." tukas Noer "Saya rela di tembak pak, saya masih jomblo kok!" Jawab Melati . "Dasar bucin!" Ujar noer
Todos os Direitos Reservados
#11
pustakawan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Stumbled Into You
  • Adirra Dan Dunianya [COMPLETED]
  • Dosgans
  • MADOS [TERBIT]
  • Teman Lama (Empat)
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • Pak Bian ( Tamat )
  • Sweet Combat
  • Nerd Or Kepribadian Ganda?
  • THE CLIMB [Completed]

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo