Isyarat Dari Aisyah

Isyarat Dari Aisyah

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 2, 2019
Sinopsis : Sesampainya di tempat yang kutuju.Lega sekali rasanya.Keluarga itu masih terlihat sedang berjualan roti sobek dengan semangatnya.Dan tiba-tiba si anak perempuan dari keluarga itu berlari menyebrang ke arahku tanpa melihat ke arah kanan maupun ke kiri.Menyebrang begitu saja.Anak itu tertabrak mobil bmw bernomorkan daerah "Jakarta".Tapi yang kubingungkan adalah dia tembus.Lewat begitu saja.Dan sekarang dia sudah berada di depanku. "Assalamu'alaikum kak,masih ingat aku kan? Ais." Menampakkan senyumnya dengan lebar *Brukk Tiba-tiba Oka menubrukku dengan kencang dari belakang dan membuatku jatuh tersungkur ke bawah.Dan aku langsung bangkit serta memfokuskan lagi pandanganku ke arah seberang jalan.Masih kutemui sosok anak perempuan itu.
All Rights Reserved
#166
haru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Menikahi Luka"  (joongpond)
  • Dia Ayahku
  • About Naskala [on going]
  • Inchoate✓
  • "Katakanlah"
  • cinta dingin sang ketos
  • The Bleeding Lady [completed]

Karena cinta itu datang di tengah luka yang belum sembuh. Cinta itu pernah hidup dalam hidup Archen-tujuh tahun lamanya. Namun pada akhirnya, cinta itu pula yang meninggalkannya hancur tanpa arah. Sejak hari itu, ia menutup pintu untuk segala bentuk kasih sayang. Hidupnya hanya dipenuhi pekerjaan, malam yang dingin, dan kesendirian yang dipaksakan. Hingga orang tuanya, yang khawatir akan kondisi anak sulungnya, memutuskan menjodohkannya dengan anak sahabat mereka. Naravit, 22 tahun, lugu dan penurut, menerima perjodohan itu dengan ikhlas demi kebahagiaan orang tuanya. Ia tidak tahu apa yang menunggunya setelah pernikahan itu-dinginnya sikap suami, cemoohan, dan luka-luka yang perlahan mengikis hatinya. Tapi siapa sangka... di balik luka, diam-diam tumbuh cinta. Dan saat cinta itu sudah terlanjur dalam, ia memilih untuk pergi... Saat itulah Archen sadar, bahwa yang ia butuhkan selama ini adalah seseorang yang selalu ada... seseorang yang kini telah pergi dari sisinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines