Akhir Perjuangan

Akhir Perjuangan

  • WpView
    Leituras 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jan 2, 2019
Tinggal hitungan jam tahun pun akan berganti. Begitupun juga hati. Apakah akan berhenti memperjuangkan atau melanjutkan. Dia yang telah lama berpaling dan melangkah bersama yang lain. Aku sadar bahwa cinta yang sesungguhnya ketika meikhlaskan orang yang kita cintai berbahagia dengan yang lain. Tanpa memaksakan ke egoisan untuk membuat nya tetap menetap. Lalu merelakan hati hanyut bersama deras nya perasaan. Ke lautan rindu yang terdalam. Bersama gelap nya awan yang merintikan hujan. Dari sini ku mempelajari bahwa semua dapat berubah. Dia yang dulu mengatakan cinta dan jangan tinggalkan aku telah hilang. Dan kata selamat pagi dan tidur jangan terlalu larut sudah tak ada lagi terdengar. Jangankan itu menyapa saja hanya sekali sekali. Itu pun ketika dirinya akan meminta pertolongan.disitulah aku menjadi kesal. Kadang mulut ini ingin melontarkan kata "meminta tolonglah kepada dia yang telah membuatmu bahagia, pasti dirinya akan mengusahakan membantumu dengan berbagai cara". Namun mulutku belum bisa mengatakan itu. Yang hanya bisa kukatakan adalah aku masih mencintaimu. Kini ku sadar tiada gunanya tetap menjaga perasaan ini. Hanya membuatku tambah kecewa dan terpuruk. Sekarang hal yang dilakukan logika ku adalah membujuk hati untuk keluar dari lingkaran kekecawaan ini. Dan sampai akhirnya hati pun keluar dari jeratan masa lalu. Dengan berakhirnya tahun ini berakhir juga lah perasaan ku kepadamu. Tidak akan ada lagi rasa pengharapan di hati ini. Disaat kita bertemu kembali kuyakin diriku telah di puncak. Kau akan melihatku dan mengadah dari bawah. Bersama linangan penyesalan di matamu.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Jodoh Kedua (END)
  • flashback~
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • untuk damai
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Tertulis Dalam Doa
  • Behind the Silence
  • My Diary
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • BUNGA KEMBALI

{18+}..... ***》SEKUEL dari cerita KITA Bulir keringat dingin tampak membasahi wajah itu. Raut kegelisahan yang terpancar dari wajah yang masih terlelap itu, menunjukkan bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dengan sedikit napas terengah, dia tersentak bangun. Setelah bisa menguasai diri, dia bangkit dan melakukan sholat malam. Kepergian sang belahan jiwa membuatnya lebih rajin beribadah. Alasannya sederhana..... di akherat kelak dia ingin berkumpul dengan belahan jiwa juga buah hatinya. Selepas memanjatkan untaian doa, dia membuka pintu balkon kamar dan memandang ke langit lepas. "Sayang..... bagaimana kabarmu di sana? Aku merindukan kalian..... sangat," lirihnya sendu. Sudah tiga tahun berlalu sejak kepergian sang belahan jiwa, tapi dia masih tetap berada di tempatnya semula. Hati yang dia berikan seutuhnya pun ikut mati bersama kepergian sang belahan jiwa. Tak ada hal lain yang dirasakannya selain kehampaan. Hatinya kosong dan tertutup rapat untuk bisa dimasuki siapa pun. Karena bagi dia, pemilik hatinya adalah sang belahan jiwa..... ketika sosok itu pergi, dia pun menutup rapat pintu hatinya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo