Fin Gin

Fin Gin

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 2, 2019
Your best friend will never know your story. She help you write it. Ini kisah dua sahabat yang hidup mandiri. Tumbuh dewasa mandiri, diasah oleh penderitaan, rasa sakit, penerimaan, dan penantian yang tidak pasti. Kali ini, Gina berdoa agar masa lalu yang menyenangkan kembali.
All Rights Reserved
#17
soulmates
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • caught in the middle [ kkeomchiz x daengsung ]
  • Si Buta & Si Bisu
  • JEVIN AERA
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Teman tapi nikah || jisung💚
  • Kita Yang Gak Pernah Jadi. | CHANJIN ✔️
  • Echoes of Silence (completed)

[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tetapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta. Keduanya mencintai dengan cara membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang bertumpu pada satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan sekaligus mengharukan dari kisah cinta yang bertahan karena keduanya memilih untuk tidak menyerah ... di tengah pilihan-pilihan yang sering kali membuat goyah. Mereka tragis, tetapi juga manis. Mereka tulus, tetapi jalannya tidak mulus. Mungkin, itulah yang membuat kisah ini begitu menyakitkan. Sebab, keduanya tahu bahwa mereka saling mencintai, tetapi tidak yakin apakah cinta itu cukup untuk terus dipertahankan dengan cara yang selama ini mereka yakini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines