DESTINY

DESTINY

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 22, 2019
Arka menghentikan kegiatannya dengan wanita di depannya. Ia merasa ada yang mempotret kegiatannya tidak jauh dari jaraknya berdiri. Sandra kaget ketika Arka melihatnya. Buru buru ia membalikkan badannya, namun gagal karena Arka berhasil mencekal lengannya. "Hapus" ujarnya datar "Ga, gue akan berikan ini pada sahabat gue" "Gue bilang hapus!" Sandra kaget ketika pria di depannya ini membentaknya. "Gue ga mau" ujar Sandra penuh penekanan. Degan satu hentakan Arka melempar kamera itu ke aspal lalu merobek hasil foto yang di pegang oleh Sandra.
All Rights Reserved
#174
kode
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Siapa DIA
  • Dosen Nano-Nano
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Go Go Ara! ✔
  • ON SIGHT (Completed)
  • AL AL GANG [Complicated]
  • JUST BE MINE [END]
  • ARGA [REVISI]
  • DERSIK

Maura membutuhkan uang untuk menyelesaikan kuliahnya, dimana di dalam benaknya hanya ada satu nama yang bisa membantu. Ya, Andi Pramudia, dosen sekaligus dosen pembimbingnya, pria yang masih lajang di usia yang cukup matang. "Bapak mau gak sama saya?" Andi menatap ke arah mahasiswanya yang duduk berhadapan dengannya. "Maksud kamu?" "Saya mau bapak bantu saya untuk menyelesaikan kuliah ini, dan sebagai gantinya saya siap menjadi pasangan Bapak." "Eh... Saya masih virgin Pak. Jadi Bapak tidak akan dapat bekas." Lanjutnya dengan wajah yang bersemu. "Berapa uang yang kamu butuhkan?" Maura terdiam sejenak sebelum menghitung biaya yang akan ia butuhkan sampai mencari kerja. "Kurang lebih seratus juta Pak." "Oke." Andi Pramudia langsung mengambil ponselnya dan membukanya mobile banking dimana sekian detik uang itu berpindah ke rekening Maura. "Eh Bapak langsung transfer? Aduh Pak." Bunyi notifikasi masuk membuat Maura terkejut, "Bapak serius ini?" Bukan wajah lega yang dipadatkan oleh Maura tapi ketakutan. "Jadi kamu harus siap menjadi pasangan saya, dan lagi lusa saya akan ajak kamu nikah." Ucapan yang membuat Maura terdiam membatu, membayangkan menjadi istri seorang Andi Pramudia. Ya Tuhan apakah ini akan membawanya ke lembar kehidupan yang baru dan bahagia atau sebaliknya? Tbc

More details
WpActionLinkContent Guidelines