Lara(s) Hati [On Going]

Lara(s) Hati [On Going]

  • WpView
    LECTURAS 500
  • WpVote
    Votos 81
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 13, 2020
"Kita pernah sedekat nadi sebelum kita menjadi sejauh matahari." - Azkia Dwi Larasati Ini tentang perasaan cinta di masa lampau yang belum terselesaikan. Pengakuan yang dinyatakan di saat yang tidak tepat dan bisa dibilang sudah terlambat. Waktu bergulir begitu cepat, namun mereka masih saja membiarkan rasa yang mereka miliki tak kunjung menemukan titik temu. Sampai kapan? Mereka harus tersiksa karena rasa? Keputusan tak mampu berbicara? Menggantung hati pada rasa yang tak ada ujungnya. 🍁 HAPPY READING
Todos los derechos reservados
#130
realstory
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Yuki
  • ZiAron [END]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Mencintai Dalam Diam (SELESAI)
  • Narasi patah hati
  • Rasa Tanpa Nama
  • CERITA KITA S2 [DELSHEL]
  • Psikopat Digital? [End]
Yuki

Sequel Alza, baca Alza dulu biar paham "Ketika kembali, hati sudah tak sama lagi." ****** Aku tahu kalau ini hanyalah sebuah kesalahpahaman belaka. Aku sangat tahu akan hal itu. Namun, aku tidak membenarkan kesalahpahaman itu. Karena aku takut, jika aku kembali. Aku akan terluka. Aku akan kembali menderita. Karena kita seperti bulan dan matahari. Matahari selalu diperhatikan oleh manusia. Matahari adalah sang penerang. Sementara bulan, ia hanya diperhatikan pada waktu tertentu saja. Maka dari itu, aku hanya bisa berserah pada Tuhan. Apakah kita akan seperti Bumi dan Tanah? Bersatu dengan penuh keharmonisan. Ataukah kita cukup berdampingan seperti siang dan malam? Hanya bisa berdampingan, tidak bisa bersatu. ~Someone~ #1 Loveee => 13 April 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido