Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
SESAL
  • WpView
    Leituras 336
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, nov 27, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
Ketika dua jenis manusia yang berbeda, lalu disatukan dalam ikatan persahabatan selama belasan tahun lamanya akankah keduanya baik-baik saja? Terlebih lagi, kata orang ketika perempuan dan laki-laki menjalin ikatan itu maka salah satunya akan kalah soal rasa dan hatinya. Lantas siapakah yang akan kalah dalam kisah ini? Hanya satu di antara mereka atau malah keduanya yang kalah dalam situasi sulit itu? Tentang persahabatan, tentang cinta, dan penyesalan menjadi satu dalam kisah mereka. ----- "Terima kasih untuk semua hal yang sudah kamu berikan, terima kasih sudah setia selama ini, terima kasih sudah selalu ada untukku, terima kasih sudah memberikan hal indah dulu...." ucap orang itu tertahan. Ia terisak. Kemudian menyeka air matanya yang mengalir deras membasahi pipinya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • He is not My Best Friend (End)
  • My Friend Is My Crush (END)
  • ARGANTA (END)
  • ALGARES [Hiatus]
  • Friendzone
  • YOU'R MY FRIENDZONE [Completed]
  • Jatuh Hati Patah Lagi [ COMPLETED ]
  • GREENSTA [END]
  • ATHAYA
  • Dilema (On Going)

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo