Januari
  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 21, 2022
Januari begitu sensitif untukku sejak lima tahun belakangan ini. Dan januari selalu mengajakku bekerja ekstra untuk mengingat setiap detail perjalanan sembilan anak manusia yang memilih untuk bertahan terutama kamu. Semesta pun selalu baik mengizinkan aku untuk menjaga kenangan denganmu dengan cerita-cerita yang aku tulis selama ini.
All Rights Reserved
#74
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jendela Rasa ✔
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Sandikala (Senja Yang Hirap Dari Cakrawala)
  • ROMANSA KATA
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Sebelum Semua Pergi
  • Fragmen
  • SMARA DIKTA

"Karena yang selalu ada belum tentu abadi selamanya." ... Langit senja tidak pernah punya kata untuk bercerita, akan tetapi ia punya warna sebagai bentuk bagaimana ia berbicara. Tentang bagaimana jingga keemasannya perlahan-lahan turun lalu mulai tertelan oleh bumi semesta, juga bagaimana senja yang pergi meninggalkan jejak warnanya secara cuma-cuma. Maka, biarkan ia sekali saja menumpahkan sisa-sisa rasanya sebab kini senja benar-benar telah meninggalkan. Biarkan ia untuk terakhir kali menyaksikan senja tanpa warna di balik jendela kamarnya, sebelum akhirnya ia juga akan hilang. Sendiri. Dalam sepi. Dan mungkin tidak akan pernah kembali. Lalu detik itu ia sadar sesuatu, bahwa senja yang ia nikmati sejak dulu, kini senja itu tidak akan pernah lagi kembali utuh. Juga dirinya yang perlahan ikut luruh bersama bias jingganya yang semu. Start: 01/09/2021 Finish: 26/12/2021 #twuter2k21 #kadentyaspublisher

More details
WpActionLinkContent Guidelines