Tentang Tawa

Tentang Tawa

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 6, 2019
Orang kebanyakan beranggapan bahwa kebahagiaan dinilai dari materi. Thalia benci teori itu. Dia ingin mematahkannya. Namun mamaknya ingin Thalia mempunyai materi itu agar keluarga mereka bahagia. Hanya saja Thalia sendiri harus terjebak bekerja disebuah toko kelontong milik seorang kakek bersama cucu laki-lakinya yang demi apapun Thalia ingin meruqyah pemuda tersebut
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sincere (Nara)
  • takdir bersamamu
  • You vs Me
  • When Two Hearts Collide
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Pondasi Hati
  • Damaraya✓(TAMAT)
  • Grateful (TAMAT)
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Terlambat Jatuh Cinta

"sebenernya perasaan Amar ke Nara itu gimana sih?." *** "Jangan suka sama gue ya. " "Kenapa? " "Nanti lo sakit." *** "gue gak butuh lo setelah ini." Ucap Kinar. "jangan benci gue Ra." "gue gak pernah benci lo." Suara gadis itu semakin bergetar. "jangan marah sama gue Ra." "gue gak pernah marah sama lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines