Tentang Tawa

Tentang Tawa

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Orang kebanyakan beranggapan bahwa kebahagiaan dinilai dari materi. Thalia benci teori itu. Dia ingin mematahkannya. Namun mamaknya ingin Thalia mempunyai materi itu agar keluarga mereka bahagia. Hanya saja Thalia sendiri harus terjebak bekerja disebuah toko kelontong milik seorang kakek bersama cucu laki-lakinya yang demi apapun Thalia ingin meruqyah pemuda tersebut
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pondasi Hati
  • Shorts Story
  • Terlambat Jatuh Cinta
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Sincere (Nara)
  • ALGANTARA
  • semua punya luka

Di tengah tumpukan buku teknik dan deru mesin proyek, Arjuna, mahasiswa Teknik Sipil yang kaku dan logis, hanya mengenal dunia dalam angka dan rumus. Baginya, cinta adalah struktur yang rentan, mudah runtuh jika pondasinya tak kuat. Namun, semua perhitungan itu berantakan saat ia bertemu Laras, mahasiswi arsitektur yang berjiang bebas, penuh mimpi, dan melihat keindahan di setiap sudut kota. Laras hadir membawa warna yang tak pernah Arjuna bayangkan. Dia mengajarkan bahwa ada hal-hal yang tak bisa diukur dengan mistar atau dihitung dengan kalkulator-seperti tawa lepas, senja di rooftop kampus, atau kehangatan sebuah sentuhan. Saat Arjuna berusaha membangun "pondasi" yang kokoh untuk masa depannya, ia dihadapkan pada dilema: apakah ia harus tetap pada denah hidupnya yang sudah terencana rapi, atau berani merenovasi hatinya untuk sebuah "bangunan" cinta yang mungkin tak sempurna, namun terasa begitu nyata? "Pondasi Hati" adalah kisah tentang dua dunia yang berbeda, yang menemukan titik temu di antara blueprint masa depan dan desain impian. Akankah cinta mereka mampu menahan gempa keraguan dan badai perbedaan, atau justru akan runtuh di tengah jalan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines