Wieczna Cisza

Wieczna Cisza

  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2019
Prolog Aku sungguh takut,,,rasanya aku ingin mati saja Aku sudah lelah,jenuh,bosan dengan kehidupanku yang selalu diselimuti penderitaan dan kesunyian Tiap malam wajah ku selalu basah karna air mataku yang mengalir tanpa henti Sampai kapan aku harus begini terus? Tak bisakah sekali saja aku mendapatkan kebahagiaan yang aku impikan? Untuk apa aku lahir didunia ini bila aku hanya hidup dalam kesunyian yang abadi Lebih baik aku tak perlu hadir dalam dunia kejam ini , agar aku tak pernah tau apa itu rasanya kecewa atau pun bahagia Biarkan aku hidup dalam kehampaan dan kekosongan , hidup dalam kedamaian dan ketentraman walau hidup tanpa bisa merasakan apapun Aku membenci diriku sendiri yang lemah ini,aku merasa tak berguna Aku bertanya-tanya apabila suatu saat nanti ajal tiba menjemputku,aku akan meninggal seperti apa? Akankah orang-orang disekitar ku menangisi kematian ku..atau justru mereka akan sangat bahagia bila aku telah tiada.. Hmm tapi bagiku itu sama saja mau mereka menangis atau bahagia , tak ada yang berubah.. Akankah aku mampu bertahan didunia kejam ini , lalu mendapatkan kebahagiaan yang aku impikan? Atau kah aku akan gugur sebelum aku mendapatkan kebahagian yang aku impikan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Iyrin: Di Balik Sayap dan Bisikan
  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • Hopeless
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete
  • Bangles Rater
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Senja Yang Tak Kembali
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]

Kematian seharusnya menjadi akhir bagi Aerlene Ray. Namun, gadis tujuh belas tahun dengan gangguan pendengaran itu justru terbangun dari ambang batas kehidupan, bersama indra yang melampaui pemahaman manusia, serta sebuah luka tak kasatmata yang menandai jiwanya. Di balik pantulan cermin pikiran, bisikan-bisikan asing terus memanggil, bersama entitas berbahaya yang kerap membayangi nafasnya. Saat langit membisu dan kegelapan mulai menagih jiwa yang berutang, Aerlene terseret ke dalam perjalanan melintasi batas-batas dunia yang terlupakan. Ditemani oleh makhluk abadi yang dikutuk surga dan seorang pemanggil arwah yang mencari penebusan, ia harus menemukan kepingan relik kuno yang mampu mengguncang tatanan takdir. Fragmen penciptaan yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang pernah mencurangi maut. Di semesta di mana setiap takdir menuntut harga... apa arti kehendak bebas jika semua jalan berujung pada akhir yang sama? Lantas siapa yang benar-benar memegang kuasa atas hidup dan mati: Iblis, Tuhan, atau hatimu sendiri? Sebuah karya debut Epic Dark Fantasy dari Elin H. Marlene Iyrin bukan tentang melawan kegelapan, melainkan tentang menemukan alasan untuk tetap memilih kehidupan ketika kegelapan menawarkan kebahagiaan yang lebih mudah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines