RENJANA
  • WpView
    LECTURAS 53
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 26, 2019
Lo cemburu sama Risa?"ucap Bryant serius Jleb Seperti di tusuk ribuan pedang,seperti itu lah perasaan kasih.sakit mengetahui fakta orang yang dulu pernah bahagia bersama kita namun kini ia tertawa bahagia karena orang lain. Tidak ada lagi yang tersisa,ketika sebuah hubungan hancur hanya karena orang ke tiga. "Gak sama sekali"ucap kasih ketus,hal ini ia lakukan agar air mata sialan itu tidak keluar sehingga memperlihatkan kesedihanya. Meski saat ini hati nya seperti di cabik cabik merasakan sakit yang amat dalam. "Lo tau kan kita udah putus dan gue harap lo lupain semuanya,gue minta lo lupain gue,lupain masa itu,lupain kita pernah bersama" Mendengar itu membuat Kasih mengangkat kepalanya menatap manik mata Bryant,ia ingin mencari kebohongan atas ucapanya di sana,ia ingin melihat apa benar tidak ada lagi cinta untuknya di sana.Nihil,bahkan ia tidak menemukan bentuk penyesalan di sana. Ia tertawa miria bagaimana bisa ia masih berharap pada orang yang pernah menghianatinya,bagaimana bisa ia masih tetap mencintai lelaki itu. "Ngelupain apa?hem?penghianatan lo yang ternyata selingkuh di belakang gua?iya?"ucap Kasih penuh emosi ia menyeka air matanya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • Tentang Kita ✔ [TAMAT]
  • Bian The Cold Boyfriend
  • The Cruel Boy
  • Time With You (SUDAH TERBIT)
  • Bring My Heart
  • Be Yours
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )

"ALVANO DANENDRA!" Ucap Reza Bugh Bugh Bugh Reza memukuli Vano "Lo itu laki-laki gak seharusnya Lo kasar sama cwe !" Ucap Reza "Reza kamu apa-apaan sih?! Van kamu gak papa?" Tanya Aira ia membantu vano bangun "Gue gak papa kok Lo tenang aja" ucap vano pada Aira "Tapi muka Lo memar Van" ucap Aira khawatir "Muka Lo juga memar Ra itu juga disudut bibir Lo luka" ucap Vano Reza yang mendengar itu lantas menangkup kedua pipi Aira dengan tangannya dan benar saja wajah Aira memar dan ada luka disudut bibirnya "Kamu kenapa Ra kok bisa kek gini?" Tanya Reza dengan raut khawatir "Ditampar sama cewe yang Lo bela tadi" jawab vano "Bener Ra?" Tanya Reza "Kamu gak percaya? Kalau itu yang kamu mau yaudah anggap aja iya bukan mereka yang nampar aku" ucap Aira dia melepaskan tangan Reza dari wajahnya "Chika, Bunga kenapa kalian nampar Aira?"tanya Reza "Aira yang mulai za,dia bilang gue cewe gak tau diri dan dia bilang kalau Chika itu cewe murahan" jawab bunga "Bener gitu Ra" tanya Reza pada Aira "Gak semuanya benar" jawab Aira singkat "Kamu kenapa sih Ra? bunga sama Chika gak serendahan itu!" Tegas reza "Bangsattt!" Umpat vano dia sudah maju untuk memukul Reza tapi Aira menahannya "Iya za mereka emang gak serendahan itu tapi mereka bener-bener lebih rendah dari jalang sekalipun" ucap Aira Plak Satu tamparan dari Reza mampu membuat Aira kembali kesakitan "Jaga ucapan kamu Ra! Kamu perempuan harusnya kamu tau tata Krama dalam berbicara" ucap Reza Vano benar-benar ingin memukul Reza tapi lagi-lagi di halangi Aira "Kamu berani bentak dan nampar aku demi mereka za? Aku rasa aku udah tau keputusan yang terbaik buat kita. Sekarang jangan pernah ganggu gue lagi diantara Lo sama gue kita gak ada hubungan apapun lagi! " Tegas Aira sebelum dia kehilangan kesadarannya pindah lapak yah, di akun aku yang dulu udah gak bisa karna lupa kata sandinya, jadi aku bakal up di sini dengan judul yang sama tapi versi baru,semoga suka

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido