"Farica Jacinda Alice yang memiliki arti perempuan yang penuh dengan kedamaian, cantik dan menarik serta baik hati"
Mungkin menurutnya jauh dari kata menarik,dia perempuan yang cantik, periang, kuat,keras kepala tetapi dia memiliki hati yang sangat baik.
Dia perempuan periang,selalu tersenyum bahagia tanpa pernah sedikit pun memendam masalah.
Perempuan yang memiliki hati kuat, setiap tertimpa masalah tidak pernah manangis bahkan mengeluh,tetapi semuanya dengan begitu mudah berubah semenjak dia mengenal aska,
Laki laki yang di cintainya dalam diam.
mudah mengeluh dan menangis,selalu memendam nya sendiri, tanpa mau bercerita dengan siapapun.
hatinya mudah rapuh setelah mengenal cinta yang hanya membawa luka dan air mata.
Maaf baru belajar😁
By:Dian
Memang benar, masa SMA itu masa yang paling indah. Masa dimana kita mulai mengenal apa arti cinta sesungguhnya.
Ayra selalu menanamkan pada pikirannya, bahwa ia tidak boleh terlalu berharap bahwa percintaannya di masa SMA akan sangat bahagia. Layaknya seperti cerita di film roman picisan dan dari cerita novel-novel koleksi miliknya yang selalu ia baca.
Namun apalah daya jika ia bertemu dengan seorang cowok yang sangat mencapai standar pasangan idealnya. Pupus sudah semua yang sudah ia tanamkan pada dirinya selama ini. Dia, Heksa Albara Davendra. Satu-satunya cowok yang berhasil menerbos pintu masuk hatinya tanpa sengaja.
"Ay, lo jangan gila deh. Ga baik suka sama pacar orang anjir!" sentak Nesa pada sahabat gilanya itu.
Ayra memutar bola mata malas. Kalimat ini, mungkin sudah 1000 kali ia dengar dari Nesa. "Gue engga bisa! Siapa suruh hati ini letoy dan mudah baper gitu aja!"
"Dia apain lo emangnya?"
"Kemarin dia gangguin gue," balas Ayra senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tempo hari.
Nesa melotot tak percaya. "Cuma karna itu?"
"Iya."
"Gila!"
Ayra terlalu larut dalam bahagianya. Sampai ia melupakan satu fakta, bahwa Heksa sudah mempunyai seseorang yang sudah menetap dalam hatinya. Nadya Wahyuni. Heksa mencintai Nadya. Bukan Ayra. Heksa seperti itu, hanya karna menghargai Ayra sebagai seorang sahabat & teman kecilnya. Tidak lebih. Garis bawahi itu.