GLENASA
  • WpView
    Odsłon 19
  • WpVote
    Głosy 1
  • WpPart
    Części 3
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., sty 4, 2019
Prolog " Kamu tibatiba ketawa, Sa. Ada yang lucu? " Seringai kecil terbit di bibir Asa yang mungil. " Ada dongggg. " jawab Asa cengar cengir. Asa menarik seragam Glen agar cowok itu mendekat " Sini aku bisikin. " Glen mendekatkan telinganya ke arah mulut Asa " Apa? " tanyanya. Asa makin tersenyum. Dengan pede dan gombalan tingkat tinggi Asa berbisik, " Kamu. ". Setelah berkata demikian, Asa langsung lari sambil cekikan menuju ke kelasnya. Glen yang tertinggal jauh dan sedikit mematung tadi hanya tersenyum lebar dan berlari mengejar Asa karena sudah berani membuat gombalan receh pagi pagi.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • ASMARALOKA
  • Fall in Love with Gangster Boy (END)
  • Pangeran Kelas
  • Cute Girl vs Cool Boy [COMPLETE]
  • Valcano
  • AKSATA (SELESAI)
  • CACING PITA
  • Persona

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści