Persahabatan Tsumugi & Umaru

Persahabatan Tsumugi & Umaru

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 4, 2019
Pagi yang cerah dengan suara kicauan burung yang indah. Seorang anak yang duduk dibangku 2 SMA itu sangat gembira karena ia baru saja naik kelas. Ia bernama Tsumugi Okabe. Tsumugi Okabe adalah anak yang cantik, cerdas, berbakat, dan disiplin. "Pagi semuanya! " ucap Tsumugi dengan suara yang imut itu Tiba-tiba datang sahabat Tsumugi yaitu Umaru. Umaru merupakan sahabat Tsumugi sejak kelas 1 SMP "Tsumugi, apakah kau senang hari ini? " tanya Umaru "Tentu saja, aku ingin kau duduk disebelah ku ya" jawab Tsumugi Bel jam istirahat pun berbunyi "Tsumugi mari kita makan bersama" "Ayo. Tapi tunggu dulu, sepertinya aku melupakan sesuatu tapi apa yaa.? "ucap Tsumugi "Apakah kau lupa dengan sumpit mu? " ujar Umaru Tsumugi baru ingat kalau sumpitnya tertinggal di atas meja makan itu karena dia terburu-buru untuk mencari hp nya. Karena semalam ia lupa letak dimana hp nya itu "Tsumugi apakah kau tidak membawa sumpit? Tenang saja aku ada membawa dua tadi aku tidak sengaja membawa dua sumpit, jadi ini ambilah sumpitku" ujar Umaru "Terima kasih Umaru. Aku jadi lupa dengan sumpit ku karena aku sibuk mencari hp ku. Sekali lagi terima kasih Umaru" jawab Tsumugi
All Rights Reserved
#37
persekolahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Love Manager [M.Atsumu]
  • Forever Friends ( End )
  • Gank F (Ketika Kenangan Terlalu Indah Disimpan Sendiri)
  • Farel Dan Bella
  • DJ DREAM:D4DJ
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • janji kecil
  • Don't Talk About Money
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Reader x Yohaji

"(Name), kamu saya pindahkan ke Jepang." "...Hah? EH, APA?!" Itu kalimat yang ngubah hidupku dalam satu detik. Bayangin aja, aku yang biasa bangun kesiangan dan berjuang ngelawan kemacetan, tiba-tiba dikasih tiket belajar ke Jepang. Gratis. Katanya sih buat "nambah ilmu". Ya, awalnya aku mikir, 'wah keren juga, bisa belajar sambil ngeliat sakura, makan ramen asli, dan hidup tenang jauh dari drama sekolah lama.' Ternyata aku salah besar. "(Name), hari ini kamu bawa bekal apa?" Ada cowok doyan makan, namanya Osamu, nanya gitu sambil lirik-lirik kotak bekalku kayak kucing ngeliat ikan pindang. Lain hari, ada yang bilang, "(Name)-chan cantik deh." Itu Suna, anaknya kayak tenang... tapi jangan tertipu, dia hobi ngumpulin aib orang, apalagi si kembar. Terus... "(Name)! Liat, Sumu Samu berantem lagi!" Sumu... Samu? Maksudnya si kembar itu-Atsumu dan Osamu-berantem gegara hal random. Kemarin cuma gara-gara siapa yang terakhir makan ayam goreng. Serius. Ayam goreng. Dan puncaknya... "(Name), tolong jadi manajer voli!" "(Name)!! Pisahin mereka dulu dong!!" "(Name)! Kami butuh kamu jadi manajer!!" Aku cuma bisa berdiri di tengah-tengah, mikir keras, "Kenapa hidupku kayak anime romkom sport?" Padahal aku cuma pengen hidup tenang. Tapi sekarang? Tiap hari ngurus anak-anak cowok rusuh yang energinya kayak lima Red Bull digabung. Dan entah kenapa, semua orang ngira aku ini anaknya polos. Padahal aku udah hafal semua trik mereka buat kabur dari latihan. 'Ya Tuhan, tolong... kasih aku kesabaran lebih buat ngadepin para rubah ini...' Dan kalau itu belum cukup bikin hidupku jungkir balik, satu hari, setelah latihan... Dia berdiri di depanku. Napasnya ngos-ngosan. Matanya serius. "(Name)... aku mencintaimu." **WARNING!!** * Cerita ini kadang lurus, kadang belok ke parit * Haikyuu milik Haruichi Furudate-sensei * Cerita ini cuma hasil imajinasi author, jangan dibawa serius * Cover nyomot dari Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines