We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Nothing Like Her

Nothing Like Her

  • WpView
    Reads 36,869
  • WpVote
    Votes 2,470
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Sarah,seorang psikiater mendapatkan tugas untuk menyembuhkan Willys Benmore seorang milliader kaya dan tampan. Hidup willys seketika menjadi menarik kala mamanya mengirim seorang 'bu dokter' untuk menyembuhkannya. Sejak pertama bertemu,sarah tahu kalau willys sedang tidak baik-baik saja.Ia bertekad akan menyembuhkan willys walau pria itu kadang sangat menyebalkan. *** "Kemarilah bu dokter,kau bilang ingin mengobatiku!" panggil willys seraya menepuk pangkuannya menyuruh sarah untuk duduk disitu Sarah memutar bola mata malas "Pak pasien,sepertinya kau merindukan pukulanku" *** Apa sebenarnya penyakit willys? Dan,apakah sarah dapat mengobatinya?
All Rights Reserved
#86
kepribadianganda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Escapism: Love At 21st Century
  • Dear tomorrow
  • [SS] Before You
  • Destiny of Love "Blue Eyes" [END]
  • MY DAUGHTER LOVE YOU! (On-Going)
  • You Are Always In My Heart
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)
  • THE MAN IN SUIT
  • VIA-AMARA

"Aku tahu, aku sakit. Aku bahkan sudah menyusun kata-kata jika akhirnya merasa perlu pergi ke dokter." "Dokter, aku jatuh cinta pada seorang wanita. Yah, berkali-kali sudah aku jatuh cinta pada wanita, dan aku pernah memberikan semua kasih sayang yang aku punya. Tapi yang kali ini lebih rumit. Sangat pelik sampai-sampai mengganggu kejiwaanku. Aku selalu ada untuknya, tapi dia tidak mau memberiku secuilpun. Sedihnya, dia juga 'tidak bisa'..." "Dokter, aku berusaha terus berdamai dan beradaptasi dengan penyakitku. Aku kira semua akan baik-baik saja, hingga dia datang. Awalnya dia memang merupakan obat penghilang rasa sakitku. Dia anestesi yang mampu membuatku tertidur pulas dan penyebab operasi penyembuhanku berjalan lancar. Tapi layaknya obat bius, saat dia menghilang, aku perlahan merasakan sakitnya terbangun dari mimpi indah." "Dia adalah obat bius dan aku tidak sadar kalau aku tidak bisa terus hidup bersamanya. Karena itulah aku mendekatinya, memakainya, lalu jatuh dalam mimpi indah yang akhirnya mengantarkanku pada mimpi buruk abadi." [!!] Rated M for some chapter

More details
WpActionLinkContent Guidelines