(UN)LUCKY GIRL

(UN)LUCKY GIRL

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 14, 2019
"Aku tak boleh terlihat lemah dihadapan semua orang, terutama didepan Armand." "Aku tak ingin Armand bersedih karna kondisiku saat ini." "Tak bisa berdiri, tak bisa berjalan,Aku hanya bisa tidur di kasur empukku dan memandang langit-langit yang cerah." "Aku hanya berharap, semoga aku bisa melewatkan hari"ku dengan melihat kau bahagia." "Karna obat dari penyakitku ini adalah kau." . . . . . . "Aku sedih kau slalu menyembunyikan masalahmu padaku." "Bahkan aku terlihat sangat lemah jika kalau slalu tersenyum padaku. Dibalik senyuman itu ada duka yang mendalam." "Sejujurnya aku tau masalahmu, Adeeva. Aku hanya bisa mendoakan mu." "Aku akan selalu terlihat tegar demi mu. Karna kau alasannya aku hidup di dunia ini."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Nadir
  • RAISEN
  • DANADYAKSA
  • Takdir Cinta [Completed]
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Secret Admirer [ COMPLETE ]
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Apa Kabar, Luka? (TAMAT)
  • Crazy Matcmaking Z&K🍍

Deva, cowok dengan segabrek reputasi buruk di kampus. Namanya mengudara seantreo Fakultas Ekonomi sampai Fakultas tetangga. Entah siapa yang mengawalinya, kabar burung semakin berkembang seiring berjalannya waktu. "Selalu pake baju lengan panjang, karena tangannya tatoan. Sering maen cewek, free sex maksudnya. Doyan mabok, alias ngedrunk. Yang lebih parah, ngobat juga, yang pasti bukan minum obat sakit kepala, ngdrugs! Siapa yang jamin dia gak kena HIV? Atau jangan-jangan udah AIDS?" - pergosipan mahasiswa di kampus yang tidak pernah dibantah atau dibenarkan oleh sang objek. Terang saja hal itu semakin membuat cerita-cerita tentang Deva terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tara, salah satu tukang gosip di kampus, berasal dari kalangan genk cewek yang gak tenar-tenar amat, tipikal cewek-cewek yang mau ke toilet aja harus ramean. Karena beberapa alasan, membuat Tara terlibat dengan Deva. Keterlibatannya membuat Tara mengetahui fakta-fakta dari seluruh gosip yang ada. Sialnya, benar semua! Ada juga Tania, si cewek metropolitan yang siangnya kerja di gedung pencakar langit, malamnya dugem sampai pusing. Tania adalah satu-satunya cewek yang bersama Deva dalam kurun waktu yang lama. Lagi-lagi menurut gosip yang mengudara, mereka sih hanya berteman. Teman bobo maksudnya. Namun, ketika sampai pada keadaan... Deva adalah satu-satunya hal yang Tania inginkan ketika Tania tak pernah lagi menginginkan apapun. Tara adalah satu-satunya harapan bagi Deva yang sudah sejak lama kehilangan harapan. Deva adalah permasalahan terbesar bagi Tara yang hidupnya sangat jarang bermasalah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines