We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jangan Peduli

Jangan Peduli

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan mencoba peduli ketika hatimu tidak lagi untukku. Definisi Kebahagiaan dihidupku adalah ketika orang mencoba menghiburku, bukan mengerti aku" -Joyaqish Permata I need 10 votes to publish the next chapter
All Rights Reserved
#795
loveyourself
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • Stay With Me
  • MY MJ (End)
  • Late Regret
  • [✔️ Completed] Baby I just need some coffee
  • It is just.✔                                                 {COMPLETED}
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines