Poetry : Puisi

Poetry : Puisi

  • WpView
    LECTURAS 7,878
  • WpVote
    Votos 666
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadConcluida jue, ene 9, 2020
Terima kasih pernah menemani, walau pada akhirnya kamu melangkah pergi.
Todos los derechos reservados
#925
heart
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • THE MUSTAHIL II: KONSEKUENSI SANTET PANGURAGAN
  • The Shadow & His Mournful Bells
  • He's My Trainer ✓
  • Behind the Desk: Three Years of Service, Now a Bride to the CEO 🔚
  • [COMPLETED] VOICE : THE GOLDEN TIME CITY (Fanfiction)
  • Love Under The Moonlight
  • Osis In Luv✓
  • TELUH
  • Cermin (Selesai)
  • NGELINDUR (Sebuah Catatan)

Dendam selalu menuntut balasan, dan setiap perbuatan jahat akan menemukan jalannya kembali. Empat tahun lalu, Pak Karta adalah sang pemenang. Dengan santet Tanah Panguragan yang ia kuburkan, ia berhasil menghancurkan keluarga Pak Atim hingga musnah tak bersisa, merebut harta dan menikmati kedamaian semu di atas penderitaan orang lain. Ia mengira telah menutup babak kelam itu dengan sempurna. Namun, karma tak pernah tidur. Setelah bertahun-tahun menikmati kemenangannya, sebuah mimpi buruk mengerikan tentang arwah keluarga Pak Atim mulai menghantui Pak Karta. Dan itu hanyalah permulaan. Sebuah insiden misterius di gubuk kolam mengubah hidupnya: Pak Karta mendadak lumpuh total, terbaring tak berdaya, terpaksa menjadi saksi mata atas horor yang ia ciptakan sendiri. Satu per satu, keluarganya mulai hancur dalam spiral kekejian yang tak terbayangkan. Dari aib kehamilan Evi, kelumpuhan Yayu akibat stroke yang serupa dengan korbannya, kematian tragis Karyo di tangan massa, hingga kejahatan Tisna yang paling biadab dan berujung di penjara. Puncaknya, Bu Warsih yang setia, tak sanggup menanggung semua beban, berakhir dengan bunuh diri. Terisolasi, lumpuh, dan dihantui bayangan masa lalu, Pak Karta hanya bisa menonton, menyaksikan anak-anaknya binasa dalam konsekuensi dosa-dosanya sendiri. Di akhir hayatnya, ia mencoba bertaubat, namun sebuah kekuatan illahi tak kasat mata menolak pengampunan itu. Ia mati dengan cara yang paling busuk, meninggalkan aroma yang tak terlupakan. Ikuti kisah mengerikan tentang balasan yang setimpal. Ketika sang pelaku utama harus merasakan pahitnya karma, jauh lebih kejam dari apa yang pernah ia timpakan. Akankah lingkaran dendam ini benar-benar terputus, ataukah Tanah Panguragan akan kembali menuntut bayaran? Copyright: © 2025 Loomdark Studio. All right reserved.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido