Azrinanda

Azrinanda

  • WpView
    Membaca 28,240
  • WpVote
    Vote 1,098
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 12, 2025
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Gambar Cover : Salasati Ramadani (Spritual- Romance) Judul Pertama, Menantimu di Ujung Harap. Azrina, gadis desa yang jelita. Pemilik rupa yang menawan, bertutur kata lembut, dan berperangai mulia. Mengagumi seorang lelaki berwajah dingin yang sholeh, rasa cintanya bersemayam semakin dalam meski dipisahkan ribuan jarak. Rasa cintanya juga yang menjadi titik awal dirinya menempuh jalan hijrah, ia yakin cinta itu datang dari tempat yang seharusnya. Fitrah itu membawanya menuju jalan terang kehidupanya. Ananda, lelaki canggung tak banyak berekspresi. Bahkan untuk tersenyum saja rasanya begitu sulit untuk dilakukan. Ibarat barang antik, perasaanya begitu mahal, tak sembarang orang bisa menyentuhnya. Tapi perempuan bermata indah itu untuk pertamakali dalam sejarah hidupnya hatinya mulai terusik.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#380
cintasuci
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ijbar [Selesai]
  • Menunggumu
  • Syair Cinta Az Zahra
  • Dia dan Doa
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • Tertulis Dalam Doa
  • Cinta Langit Senja [Selesai]
  • DALAM PENANTIAN HALALKU (TAMAT)

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan