Possesive Man

Possesive Man

  • WpView
    Reads 5,559
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 9, 2021
WpInfo
Fanfic
"emangnya kamu siapa ngelarang aku orang tua ku juga gak ngelarang aku kok?" "Aku ini pacar kamu lah" ucapnya dengan tegas "Baru pacar kan bukan suami. Aku gak suka yaah dikekang kaya gini, sikap kamu itu udah bikin aku gak nyaman. Seharusnya kamu izinin aku untuk main sama teman-teman aku, aku ingin bebas, aku ingin memanfaatkan masa remajaku untuk main sama teman-teman, aku gak mau dikekang aku gak suka" "Oke kamu boleh main tapi setidaknya kamu izin sama aku jangan buat aku khawatir sayaaang" Mendengar kata itu Keyla terdiam, yaah memang salahnya karena tidak izin sama zyan terlebih dahulu "Emangnya kenapa kalau aku gak izin? Aku ingin bebas aku gak mau pergaulan ku dibatasi. kalau kamu gak suka sama sikap aku yaudah lebih baik kita putus aja, gampang kan?" "Kalau itu mau kamu........." Penasaran langsung baca aja yaak jangan lupa voment nyaa yaaaaaaaah
All Rights Reserved
#39
om-om
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • The King & The Doctor ✓
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Second
  • I Want to Live [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines