"KEANA"

"KEANA"

  • WpView
    Reads 54,455
  • WpVote
    Votes 3,662
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 18, 2021
Definisi rumah itu seperti apa sih? Rasanya rumah bukan lagi tempat tinggal yang nyaman untuk Keana. Rumah adalah tempat yang menyeramkan, hampa, tidak ada lagi kebahagian di sana. Lalu, seperti apa tempat yang nyaman bagi Keana? Hidup dalam kepedihan sangat menyesakan. Namun Kehadiran seseorang membuat Keana mengerti bahwa nyaman tidak hanya pada rumah tapi pada seseorang yang selalu ada di saat terpuruk. Satu-satunya tempat ternyaman bagi Keana. Dia Gafa, laki-laki yang selalu ada di saat Keana jatuh. Apa Gafa dan Keana akan selalu bersama? Yuk baca!
All Rights Reserved
#16
merana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • ALEENA'S LIFE
  • Boleh Aku Cerita?
  • RUNAWAY [ E N D ]
  • Last Scene
  • A Memory to Remember
  • Sharena [Completed]
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Eliinaa

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines