Gavin
  • WpView
    Reads 1,627
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Tau apa soal prioritas? Masa lalumu aja belum tuntas, Vin" -Keyla Zalsa Berawal dari pertemuan yang tidak sengaja saat Zalsa dan Gavin sama-sama datang terlambat ke sekolah. Hingga pertemuan singkat itu terus berlanjut di pikiran keduanya. Seolah semesta setuju bila mereka bersama. Zalsa temukan sosok yang menurutnya berbeda dari sebelumnya, ia temukan pada diri Gavin. Begitu juga sebaliknya Apakah Zalsa sadar apa yang dirasa di hatinya? Bisakah keduanya bersama?
All Rights Reserved
#803
alternativeuniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eyes On You
  • Me and My Starlight
  • RAINBOW
  • INEVITABLE ✓
  • From Amaretto
  • About feeling{Aira Agatha}Complete✔️
  • DIA ANDRA [END]
  • Love's illusion
  • ANTARIKSA ALGRAVI

⚠️Warning Detected⚠️ -Mengandung unsur kekerasan -Tekanan psikologis -Mental Health -Self harm -Toxic Relationship -Adegan berdarah #Tidak untuk usia 17 tahun ke bawah.# (CERITA INI BANYAK DILEBIH LEBIHKAN.) Vote ya kawand Blurb: Arazian Santles merasa berhak memonopoli hidup Tania. Alasannya sederhana, karena gadis itu adalah tunangannya. Laki laki itu terobsesi dengan kesempurnaan. Setelah bertunangan, mungkin obsesinya bertambah, yaitu Tania. Aturan yang harus diperhatikan sedetail mungkin: Tania harus sempurna, tidak cacat walau seujung kuku pun dan mematuhi semua yang ia perintahkan. Dari semua sikap otoriter Araz, Tania tercekat. hidupnya bak dibangun tembok tinggi yang sukar dihancurkan. Saat ingin lepas dari ikatan tak kasat mata, Araz selalu membawa seribu tekanan yang berhasil membuat Tania tunduk kembali. Rumor Araz sosok menyeramkan dan aneh, kini disadari setelah hidup berdampingan. Tania frustrasi, tapi juga tidak bisa. __________________________________________________ "Araz, ya? Dia laki laki keren yang menakutkan. Meski begitu, satupun perempuan tidak ada yang menyukainya. Araz ... aneh." -Anonim siswa Cakrawala- "Oh, Araz si mata merah? Dia monster menjijikan yang pernah membunuh anjing kesayanganku. waktu itu kita memang masih kecil, tapi sampai sekarang aku membencinya."-Anonim siswa Cakrawala- "Bagaimana bisa kulitnya sangat putih pucat dengan bola mata merah menyala? Dia memang tampan, tapi ketampanannya menakutkan."-Anonim siswa Cakrawala- Pada hakikatnya, Semesta saja merestui hubunga Tania dan Arazian. __________________^__^ FOLLOW + VOTE + KOMEN.

More details
WpActionLinkContent Guidelines