Sekeping Cinta Kiyara

Sekeping Cinta Kiyara

  • WpView
    LETTURE 118
  • WpVote
    Voti 17
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, gen 7, 2019
Keputusannya sudah bulat. Kiyara tak lagi menghubunginya. Dia telah mengikhlaskan semuanya. Semua tentang perasaannya. Tentang sekeping cintanya yang telah dihapus dari memorinya. Biarlah takdir mambawanya kejalan hidup selanjutnya.
Tutti i diritti riservati
#80
fiksiislami
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Qanita
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Sepenggal Kisah Hijrah (Selesai)
  • Dia dan Doa
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti