Story cover for Transparent Vision by ajeng_rhyuu
Transparent Vision
  • WpView
    LECTURAS 152
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 152
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado ene 05, 2019
Matamu mengunci semesta
Matamu menenggelamkan segala
Matamu menggenapkan arang yang patah
Matamu memberi isyarat keabadian
Abadi untuk tetap tinggal
Tetap mengunci diri di tempat serupa
Lewat matamu kutemukan duka
Duka yang kau sembunyikan tapi percuma
Kau terlalu lama menyimpan luka
Matamu terlalu jelas bercerita
Meskipun bibirmu diam tak berkata
Mataku tak bisa berhenti menelusuri segala risau dibenakmu
Padahal bisa jadi kau berkisah panjang lebar padaku
Tumpahkan segala risau di hatimu
Agar samudera di matamu tak lagi berbadai
Agar pelangi di matamu tak lantas memudar
Agar mataku tak lagi melihat kekelaman masalalumu 

Agar aku dapat melihat, di matamu hanya ada aku.


Sabtu, 05 January
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Transparent Vision a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#74kebencian
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] de AYA_MNK
28 partes Continúa
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
SEMESTAKU cover
My Junior My Love ✔️ cover
Memeluk Kenangan (End) cover
Disturbances (End) cover
DEAR ANNETHA cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
The Enchantress, Return of The Guardian [LOTR fanfic] cover
Paper Hearts cover
Black symphoni and alluring white vow cover

SEMESTAKU

8 partes Concluida

~Semestaku~ Aku selalu ingin bicara denganmu Mungkin tentang rindu yang ada di telapak tanganku ini Rindu yang hanya bisa aku genggam Dan aku berharap, semoga kamu juga merasakan hal yang sama denganku Ada banyak hal yang aku favoritkan di dunia ini Salah satunya yaitu senyummu. Bahkan disaat pagi datang, yang ku nanti bukanlah mentari, Tetapi aku mengharapkan datang nya senyum mu. Jangan salahkan aku yang terlalu memikirkan mu Tak ada yang membuat bahagia selain keindahan mu _______ Note : Cerita ini aku buat sedikit ambil dari kisah nyata ku sendiri Makasii yg mau baca, jngan lupa vote yg bnyak yaa, dukung trs cerita ini😊 Happy Reading.. Love you all 💙