The Kerad squad

The Kerad squad

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
Kalau biasanya mereka disebut meme squad. Maka hal ini berbeda dari biasanya.. kalian bisa menyebut mereka kerad squad ( walau tidak semuanya kerad ) . sinopsis: memesquad bersama rin dan moke melakukan perjalanan menuju bumi dimana itu merupakan dimensi lain dari dunia mereka. disana mereka berjumpa dengan beberapa teman lama yang sudah lama tinggal di bumi. Apakah mereka bisa bertahan ? -------------- note: maaf ini pertama kalinya saya menulis dan jika kata kerad kurang berkenan maka saya minta maaf sebesar besarnya.(bahasa inggrisku kurang bagus jadi mohon dimaklumi). ! PERINGATAN: buku ini terlalu BANYAK MODUS (sebaiknya baca saat kondisi baik).
All Rights Reserved
#3
vocaloidfanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Glitch
  • Villa Misteri (Ejen Ali X Anicraft) AOF #3✔️
  • Naléndra {Fanfic Boboiboy}-HIATUS
  • THE CHOICE - JENRINA
  • Darkness Crystal: BBB Fanfic [✓]
  • si Sulung & si Bungsu
  • Ephemeral{Fanfic Boboiboy} ✔️
  • IDOL & MODELS - KUROO TETSURO
  • Trip to Florida [An Indonesian Dream SMP FanFiction]
  • In One Bond
Glitch

Glitch (completed) ------------------------------------------------------- "Neo lagi apa, Yah? Aku mau bicara, dong." "Siapa?" "Neo. Udah bangun belum dia?" "Neo siapa, Lin?" Aku bersumpah jantungku berhenti berdetak selama beberapa detik. "Maksud Ayah apa?" "Lah? Itu kamu tadi nanyain siapa? Mau bicara sama Bi Dedeh?" "Yah ... jangan bercanda." Bahkan sambil mengatakannya, aku tahu Ayah tidak sedang bercanda. Aku tahu ada sesuatu yang salah. "Ngomong apa, sih, kamu? Lin, udah dulu, ya. Ayah hampir telat berangkat kerja." "Tunggu! Tolong jangan bikin aku tambah pusing, Yah. Aku mau bicara sama adikku!" Hening selama beberapa detik. "Sepertinya kepalamu benar-benar keras terbentur." "Maksudnya?" tanyaku di tengah degup jantung yang tak karuan. "Alin, kamu gak punya adik. Kamu itu anak semata wayang." *** Dalam sebuah perjalanan kereta, Alin, seorang gadis remaja berusia tujuh belas, terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia menyadari beberapa hal terasa sedikit berbeda dari sebelum ia jatuh tertidur. Termasuk, bayangannya sendiri di cermin. Mengapa ia mengenakan pakaian lusuh dan ketinggalan jaman? Mengapa sahabat terdekatnya tidak mengenalinya? Dan yang paling penting, ke mana perginya Neo, adik kesayangan Alin yang tiba-tiba raib seolah ditelan bumi? Apa yang sebenarnya terjadi pada Alin? Atau... pada dunia ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines