Story cover for Never Expect by naaiiaia
Never Expect
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jan 05, 2019
Disaat aku dan dia bersama
Disaat kita telah terbebas dari masa lalu
Disaat aku bahagia

Bolehkah aku egois? Kenapa semua kebahagiaan ku direnggut. Kenapa tuhan? Disaat aku bahagia disaat aku tertawa kenapa disaat itu juga, keadaan harus membuatku memilih lagi. Kenapa?? 
- Sandra Callysta

Jika ini yang membuat ayahku bahagia, mungkin aku akan melakukannya. Mungkin dengan cara ini aku bisa berbakti dengannya. Walaupun aku tau akan ada 2 hati yang tersakiti
- Andra Vernantino
All Rights Reserved
Sign up to add Never Expect to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 9
ReiAtha cover
SCHICKSAL cover
ILY Alfarel [Terbit] cover
ONE MORE TIME cover
Memories in Moon cover
Originated From The Fake Boyfriend  cover
Don't Worry About Me! [UDAH GA DI LANJUT LAGI! ] cover
GARIS TAKDIR [HEESUN] cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover

ReiAtha

15 parts Complete

"Ketika lo tau kita gak bisa bersama setidaknya jangan buat gue nyaman dan terbiasa" ~Athania Melody~ "Maaf cuman kata itu yang bisa gue bilang ke lo" ~Diovan Ghilberth Reinhald~ Penasaran dengan kisahnya? Kuyy baca "ReiAtha"