Sebuah Takdir

Sebuah Takdir

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 5, 2019
Cerita ini adalah novel pertamaku Dalam novel ini menceritakan sebuah takdir yang dialami oleh Latifah jannatul,nama panggilan ku tifah aku berusia 17 tahun,aku tinggal bersama ibu dan bapak.aku anak satu-satunya anak bapak dan ibu yang memiliki sifat pemalu,aku juga perempuan yang cantik Aku hanya lah perempuan yang sederhana yang terlahir dari keluarga biasa-biasa saja. Di cerita ini lah aku menceritakan dimana takdir aku harus pindah sekolah umum ke pesantren akibat penyakit yang aku alami Bagaimana kah takdir yang akan aku alami selama aku sekolah di sekolah baru ku pesantren akan kah aku akan menjadi anak yang di harapkan oleh orang tua ku menjadi anak yang sholeh dan menemui sosok iman yang akan menyempurnakan agama ku dia saat aku akan belajar menjadi lebih baik. **** Hanya takdir lah yang akan menjawab semuanya+++😉😊 #buat tema-tema yang penasaran silahkan baca ya,maaf jika ada kata-kata yang salah soalny ini cerita pertamaku.😉😊😍
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ajari Aku. Mencintai Kamu Dalam Islam
  • Sayap-Sayap Doa Setetes Hidayah Sejuta Hikmah
  • Sehari Untuk Selamanya
  • WHO IS ABOVE DINAR ?
  • Al Fahri
  • TAKDIR ALLAH (END)
  • Takdir Tersembunyi 1 & 2 [SUDAH TERBIT✔️]
  • Hai, Kak! (END)

Hay 🐣 selamat membaca kalau kalian suka. ini karya pertama akuu karya aku sendiri. Jadi kalau jelek singkat ajah yah hehe, kalau aku suka! Aku suka! Bantu vote Assalamu'alaikum wr wb 💐 Salam saudara perempuanku... ****** "Ajari aku mencintai takdir penciptamu dan ajari aku mencintai ciptaannya lalu dekatkan namaku dalam daftar seseorang yang kamu cintai karena Allah." -arshaka Wildan Aqwalna Sanjaya "Bagaimana aku bisa mendekatkan namamu pada hatiku, disaat Allah telah menuliskan namamu terlebih dahulu di tengah tengah hatiku, sebelum aku?." -kavana Anara Khauzia Al Hatzah ****** -kavana Anara Khauzia Al Hatzah

More details
WpActionLinkContent Guidelines