Seharusnya sejak awal pertemuannya dengan pria itu , Aluna tidak melibatkan perasaannya .
Tapi apalah daya , dia tidak bisa mengabaikankan perasaanya begitu saja.
Bahkan , saat pria itu memberikan pilihan antara Pergi atau Tinggal
Dia memilih Tinggal , dan tetap percaya pada hubungan yang sangat rapuh ini.
Sampai akhirnya yang dia takutkan terjadi , pada akhirnya pria itu juga yang memilih pergi.
Meninggalkan kehampaan pada setiap relung hatinya.
Tapi...
Beberapa tahun sejak kepergiannya , Pria itu kembali dan meminta hatinya lagi ...
Sementara Aluna telah melanjutkan hidupnya dengan sangat baik selama ini ,
Haruskah dia kembali pada pria itu , atau memilih cinta yang lain...
" Aku pernah memberi tahu mu , aku tidak pernah memberikan kesempatan kedua untuk orang yang telah menyakitiku . jadi pergilah!, kau tak akan mendapatkan apapun dariku !"
" Aku tak akan menyangkal tentang kebodohan ku meninggalkan mu , tapi sungguh hidupku tak pernah samalagi saat aku menyakitimu , aku ingin memperbaiki segalanya , akan kudapatkan hatimu lagi .aku sungguh mengenalmu dengan baik , dan ku yakin kau tak akan mengabaikan ku begitu saja , meski kau tak memberiku kesempatan apapun."
" Akan kutunjukan apa itu cinta yang sebenarnya , aku tak peduli dengan sikap acuhmu dengan prasaanku , akan kupastikan kau menjadi milikku . apapun yang terjadi."