Antara Dua Pilihan
"Salah Satu atau Dua"
Bagaimana jika yang kamu cintai justru tak pernah benar-benar menggenggammu? Dan saat kamu belajar melepas, justru seseorang lain datang, mengisi ruang-ruang hati yang bahkan belum sempat kamu bersihkan dari luka lama?
Evan adalah kenangan yang tak pernah selesai. Ada di setiap detik rindu, tapi tak pernah benar-benar hadir. Sementara Eksa dia yang dulunya hanya bayangan, kini jadi tempat ternyaman. Tapi mengapa hati ini masih tertahan di masa lalu?
Ini bukan sekadar kisah cinta segitiga. Ini tentang rasa yang tumbuh di tempat yang salah, waktu yang tak pernah tepat, dan pilihan yang selalu melukai satu hati, bahkan kadang dua. Ketika kamu harus memilih, padahal kamu ingin keduanya tinggal-apa yang akan kamu lakukan?