We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Konyol BFF

The Konyol BFF

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Di Suatu tempat yang sunyi dan indah terdapat 4 sahabat yang sedang tertidur di rerumputan yang hijau , mereka melihat langit yang terbentang indah di angkasah dengan senyum yang selalu mengembang sambil melempar lelucon bersama . " Anti...Fina...Nisa... kalin tau enggak , aku seneng banget kita bisa kayak gini " . dengan senyum yang mengembang tanpa sadar Dita mengucapkan kata tersebut. " Iya aku juga seneng banget ..." kata Anti , Fina dan Nisa bersamaan. Apakah persahabatan mereka akan bertahan untuk selamanya , ataukah hancur karena adanya seorang pria di kehidupan mereka masing-masing ?...
All Rights Reserved
#11
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We're NOT Friends ✔
  • the other side
  • CRUSH (GF) [END]
  • My Four Prince
  • ABOUT US  (Completed)
  • My Sweet Niece's Teacher | BinHao
  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • 𝙋𝙪𝙣𝙞𝙨𝙝𝙢𝙚𝙣𝙩 𝘼𝙣𝙙 𝙇𝙤𝙫𝙚
  • The Bulliest (GEMINIFOURTH) 🔞🔞

Dunia ini kejam, tapi Kamala memilih untuk melihatnya dengan senyuman. Kamala, gadis baik hati yang selalu percaya bahwa setiap kebencian hanyalah luapan emosi sesaat. Cacian, hinaan, bahkan luka, dia terima dengan lapang dada, yakin bahwa di balik semua itu, ada kebaikan yang tersembunyi. Sampai suatu hari, dia bertemu Jean, pemuda pemarah yang menganggap dunia tak lebih dari tempat yang penuh kepalsuan dan kekejaman. Bagi Jean, Kamala itu bodoh. Bagaimana bisa seseorang tetap tersenyum saat diperlakukan seperti sampah? "Lo bodoh apa gimana? Mereka tuh penindas." "Mungkin mereka lagi badmood, gue enggak kenapa-napa kok." Namun, semakin Jean mengamati Kamala, semakin dia tak mengerti-kenapa gadis ini tidak pernah membenci siapapun? Kenapa dia tetap baik, bahkan pada orang-orang yang menyakitinya? Ketika Kamala mengulurkan tangan, menawarkan persahabatan, Jean-yang selama ini bersembunyi di balik kata-kata kasar-harus memilih: tetap membenci dunia... atau belajar memahaminya, lewat Kamala. "Kita temenan kan, Jean?" "Siapa yang mau temenan sama lo?!" Namun, benarkah Jean bisa terus menolak cahaya yang Kamala bawa? Sebuah kisah tentang dua sisi yang bertolak belakang: kebaikan yang tak kenal balas, dan kemarahan yang mulai goyah. LavenderWriters © girlRin © TiaraAtika4 © Awliyaslv_ © MaharaniAraa_ Started : Minggu, 1 Juni 2025 Finished : Senin, 18 Agustus 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines