(Bukan) Kekasih Pilihan

(Bukan) Kekasih Pilihan

  • WpView
    Reads 104,871
  • WpVote
    Votes 1,501
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 24, 2023
Mereka bilang, pernikahan adalah pelengkap separuh agama, persatuan antara dua hati yang terikat dalam ikatan suci. Mereka bilang, pernikahan adalah ritual sakral dan tak bisa dipermainakan. Pernikahan adalah perjanjian antara dua anak manusia yang di saksikan oleh makhluk di seluruh alam. Itu kata mereka. Tapi bagi Leia? Pernikahan tak ubahnya penjara yang membawanya pada keterikatan pada seseorang yang tak disukai. Apakah bercerai adalah jalan keluar untuk menemukan kembali kebebasan yang ia cari? Ataukah, pada akhirnya hati Leia akan serupa batu, yang luluh pada tetestetes kebaikan yang tak henti Aryan berikan?
All Rights Reserved
#175
truelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Our Love Story
  • Our Journey To Love
  • My Sweet Husband [SELESAI]
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • My Badboy Husband
  • ANTARA DOA DAN RASA

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines