Save In Sound

Save In Sound

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 9, 2019
Althena bukan sombong, ia hanya tak suka banyak bicara. Karena jika ia membuka semuanya, ia tak tahu apakah rela membagi dunia miliknya. Sedang hujan, adalah nada dalam hidupnya. Dalam riuh tetes yang jatuh, di dalamnya ada sepi dan kehilangan, juga bahagia pada beberapa keadaan. Althena dan hujan. Mereka adalah irama. Arsen dan segala candaannya. Beberapa basi, sebagiannya garing, seperempatnya lagi tidak bermutu. Tapi itu bagaimana orang-orang mengenalnya. Sedikit yang mengertinya lebih jauh, secuil yang memahami makna tersirat dari matanya. Arsen dan tawa. Mereka arti bahagia. Mungkin Arsen adalah matahari, dan Althena adalah gumpalan awan berarak disekitarnya. Bersinggungan, tapi bertolak belakang. Matahari datang bersama terang, sedang awan bersama hitam dan kilat yang ada dalam dekapannya. Bila matahari bisa menghilang bersama garis senja, sang awan bisa menggelap dan meluruh dengan sejuta air di kantungnya. Arsen dan Althena. Dapatkah mereka pulang pada garis yang sama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temporary |End|
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • The Art of Letting Go
  • Because I'm Stupid (End)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • CEZALINE
  • Langit Yang Sama
  •  ANATHA

Reyhan Alkantara "Biarkan angin ini menerpa kehidupan yang penuh akan kebahagiaan, kebahagiaan yang hanya sementara kita rasakan. Namun, setiap hembusan angin yang menerpa, aku mencoba untuk mengikhlaskan apa yang telah datang dan akan pergi layaknya daun yang melekat pada pohon dan diterpa angin untuk gugur." Hana Almeera "Jika hidup ini penuh dengan hitam putih, maka pelangi yang membuatku tersenyum semangat, karena warna indahnya yang datang setelah hujan, dan kamu hadir ketika hujan telah redah. Jika aku akan pergi seperti pelangi yang hanya nampak sementara, ikhlaskan seperti halnya angin yang telah mengajarkanmu arti itu semua." Dikuatkan oleh semesta, didewasakan oleh keadaan, dan dibahagiakan oleh seseorang yang belum pernah mereka temukan. Adakah yang masih mereka harapkan? Datang dan akan pergi. Ada. Namun, akan kah kembali? Akan kah putus asa ketika semesta mengajaknya bercanda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines