UNFORGETTABLE MEMORIES

UNFORGETTABLE MEMORIES

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
Pembantaian satu keluarga yang ia saksikan membuat hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat. Gadis muda yang awalnya hanya anak seorang buruh tani di desa kecil berubah layaknya ratu di kerajaan. Namun hidupnya yang selama ini aman tentram dan damai itupun turut berubah menjadi malapetaka bahkan ia harus rela meninggalkan keluarganya agar tidak turut terkena serangan musuh yang semakin lama semakin menggerogoti hidupnya. Anita Gwerencia, akankah dia dapat membalaskan dendam keluarga terbantai tersebut atau justru membuat keluarganya sendiri berada dalam jurang kematian? "Aku memang wanita biasa, tapi itu dulu sebelum mereka menanamkan dendam membara di dalam jiwaku. Jadi jangan terkejut bila sekarang wanita biasa ini datang untuk menjemput nyawamu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • kenzi laska Abraham
  • extra transmigration [End]
  • Cahaya Dari Luka
  • It's So Hurtful [END]
  • DIA FIGURAN
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • HURT (my Sister Is My Enemy)
  • Heartbeat [END]
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines