UNFORGETTABLE MEMORIES

UNFORGETTABLE MEMORIES

  • WpView
    Membaca 70
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 7, 2020
Pembantaian satu keluarga yang ia saksikan membuat hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat. Gadis muda yang awalnya hanya anak seorang buruh tani di desa kecil berubah layaknya ratu di kerajaan. Namun hidupnya yang selama ini aman tentram dan damai itupun turut berubah menjadi malapetaka bahkan ia harus rela meninggalkan keluarganya agar tidak turut terkena serangan musuh yang semakin lama semakin menggerogoti hidupnya. Anita Gwerencia, akankah dia dapat membalaskan dendam keluarga terbantai tersebut atau justru membuat keluarganya sendiri berada dalam jurang kematian? "Aku memang wanita biasa, tapi itu dulu sebelum mereka menanamkan dendam membara di dalam jiwaku. Jadi jangan terkejut bila sekarang wanita biasa ini datang untuk menjemput nyawamu."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cahaya Dari Luka
  • HURT (my Sister Is My Enemy)
  • It's So Hurtful [END]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • Change
  • kenzi laska Abraham
  • Villainess Illusion
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Heartbeat [END]

Dika gak pernah minta dilahirkan di tengah keluarga yang retak. Dikhianati, disalahkan, dijatuhkan-semua udah pernah dia lewatin. Tapi ketika luka masa lalu mulai disembuhkan oleh seseorang yang juga sama hancurnya, hidup justru kasih ujian yang lebih gila. Ini bukan cerita cinta yang manis. Ini tentang dua manusia yang sama-sama patah, tapi nekat saling nyembuhin. Tentang rumah yang dibangun bukan dari kayu dan batu, tapi dari keberanian, pengampunan, dan cinta yang gak biasa. Dan tentang seorang anak... yang lahir bukan dari rencana, tapi jadi alasan kenapa mereka tetap bertahan. "Karena kadang, cahaya paling terang... justru datang dari luka paling dalam."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan