SENJA DI PULAUMU

SENJA DI PULAUMU

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 6, 2019
SENJA DI PULAUMU Kisah ini berbeda. Kulukis tidak dengan banyaknya rencana. Hanya mengikuti arah. Kian lama, kian bermuara. Dan aku tak kuasa mengepung gunda kala benang-benang rindu membara. Nurul Magfirah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • magenta [✔]
  • LEMBAYUNG SENJA
  • SEMESTA TERAKHIR | Lee Haechan
  • Flipped
  • KAIFA HALUKI??
  • VION
  • Senja Yang Dinantikan

(FOLLOW DULU SEBELUM BACA) Apakah kamu percaya bahwa setiap impian akan terwujud? Bagaimana jika hal itu dipatahkan oleh sang penjahat tak terduga? Apakah kamu akan menyerah? Apakah kamu akan membiarkan mimpi dan asa itu mengambang begitu saja tanpa menemukan dermaga untuk berlabuh? "Ngapain lo disini? Jangan ganggu gue!" Nayra Senja Dikara, gadis 15 tahun yang baru saja akan menempuh dunia putih abu-abu. Khayalannya begitu indah tentang masa-masa itu. Dia berharap masa putih abu-abunya akan seindah khayalannya. Hujan dan senja, dua hal yang bisa menggambarkan seorang Nayra. Dia amat menyukai hujan dan juga penikmat keindahan senja. Dia mengira masa remajanya akan berjalan mulus. Tapi ternyata tidak, ada banyak bebatuan yang menghadang jalannya. "DASAR NGGAK TAU DIRI!!" "Hah? Apa? Nggak tau diri? Lo bilang gue nggak tau diri? Nggak salah lo?" Akankah masa putih abu-abu Nayra seindah khayalannya? Seperti apa saja rupa bebatuan yang akan menghadang jalannya? Ini hanya cerita tentang seorang gadis penikmat senja dan masa remajanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines