DIWA & RINDU

DIWA & RINDU

  • WpView
    Reads 878
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Diwa & Rindu adalah pasangan gila,mereka menjalin hubungan yang penuh dengan perdebatan receh. Sosok Diwa yang konyol,absurd,dan asik membuat siapa pun yang berada didekatnya betah berlama-lama. Rindu gadis jutek namun akan berubah menjadi gadis kaku dan malu-malu jika berada didekat Diwa. Mereka seperti pasangan sempurna,jarang-jarang masalah hubungan menimpa mereka, hanya perdebatan kecil yang sering mereka lakukan, namun tidak ada yang tahu bagaimana hubungan mereka kedepannya, apakah akan ada orang ketiga yang datang menghampiri,atau hubungan pribadi yang mengakhiri. (Dari Saya: Maaf jika ada kesamaan dari cerita saya dengan cerita lain,tapi jujur,saya benar-benar membuat cerita ini real dari otak saya dan imajinasi saya.) ____________________________________________
All Rights Reserved
#843
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Posesif Gildan
  • FIRST LOVE
  • About a Diandra Story
  • False Hopes
  • Dewa Dewi [COMPLETED]
  • Payback's Sweet
  • Jendela
  • About Time
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." • • Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} ©milaakharima

More details
WpActionLinkContent Guidelines