Langit Untuk Bintang

Langit Untuk Bintang

  • WpView
    Membaca 179
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 12, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Aku mengenal nya tanpa tujuan hingga akhirnya menjadi tujuan ku sendiri. Patah? lalu, Menjadi tumbuh? Itulah dia perantara obat luka yang menyembuhkanku. Dia hadir menjadi objek nyata bukan hanya bayang bayang saja, menarik? Tentu saja, kenapa tidak? Bukankah menjelajahi dunia secara bersama sama akan terasa menyenangkan? "Terimakasih langit hadirmu membuat hari hariku berwarna semoga ini tidak tinggal sementara"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#481
ceritanyata
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Only A Hope
  • Ilusi
  • I'm In Love With A Gangster-2
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Been You
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • A Not So Love Letters for 13!
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Kelas A [End]

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan