Resya
  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 8, 2019
"Kamu pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupku.. Menyayangi dan memilikimu adalah sebuah anugerah yang tak pernah ternilai, namun apakah harus secepat ini kamu pergi?". " Ya, kamu kembali tapi kamu bukan lagi kamu yang dulu, kamu bukan Reynand Fatih Anggara yang aku kenal.. Kamu berubah. Mungkin sudah saatnya aku melepasmu.. ". Hai... ini cerita perdana aku monggo dibaca.. Jangan lupa vote sama komen nya ya😁 Maaf kalau banyak typo🙏
All Rights Reserved
#81
reynand
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • TWO PRINCESSES
  • Villainess Illusion
  • Terima kasih Ravindra
  • Run Away With My Child [TERBIT - Reinkarnation Stories]
  • Behind After
  • Meeting First Love
  • Become an Antagonist Lady
  • When an Antagonist becomes Heroine
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines