Menuliskan Kamu.

Menuliskan Kamu.

  • WpView
    Reads 591
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
Hanya goresan kata yang coba saya ungkapkan tentang anda, lelaki yang namanya sering saya sebut pada sepertiga malam pengaduan. Saat kamu membaca tulisan ini, aku sudah berada jauh dari tempat kamu memijakkan kaki. Tapi percayalah tidak ada yang berubah. Aku menyukaimu, walau hanya sebentar. Padamu, terima kasih dan maaf
All Rights Reserved
#11
hadir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • ROMANSA KATA
  • Sedna
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Memori (End)
  • Lembut Seperti Doa
  • Diam
  • Aksara Tak Bertuan
  • 雨 (𝐡𝐮𝐣𝐚𝐧)

Dalam buku ini, kita menemukan potret paling sempurna dari kita, seperti melihat kembali album kenangan yang takkan pudar. Walau waktu terus berputar, di antara halaman-halaman ini, kita masih bisa merasakan getaran kebersamaan yang takkan hilang. Dan dalam setiap belahan kata, dalam setiap kalimat, aku masih ingat semuanya - setiap momen, setiap tempat, dan terutama, setiap detik di antara jingga senja yang begitu berarti bagi kita. Aku ingin mengajak pembaca untuk merenung, merasakan, dan meresapi setiap momen yang ada dalam hidup. Dalam ketenangan dan keheningan, novel ini mengajarkan tentang makna cinta, keberanian untuk melepaskan, dan keajaiban peralihan dalam hidup. Aku ingin memberikan pengalaman membaca yang mendalam tentang arti cinta, harapan, dan momen-momen peralihan yang membentuk kehidupan. Semoga novel ini akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan di dalam keindahan senja dan keheningan jiwa. Kisah cinta yang tak kesampaian, impian yang tertunda, dan rahasia yang tersembunyi, semuanya tercipta dalam "Ruang Kosong di Antara Jingga"

More details
WpActionLinkContent Guidelines