Me and You.

Me and You.

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 30, 2019
Hanya rentetan dan barisan kata untukmu. . . . Aku hanya tak bisa untuk berkata di depanmu. Namun ketahuilah jika kamu memahami siapa aku dan temanku yang tak berhenti berdetak ini, berarti tak sia-sia aku menahannya. Namun jika kau tak paham dengan semua ini aku hanya bisa terdiam dan memikirkan segala cara agar kamu mengerti. #aku🐨 πŸ₯evarsadwfebi. 1. Cerita ini mungkin berlanjut di akun WP R_VeSpons karena beberpa alasan 2. Alasan dapat dibaca di bagian PENGUMUMAN! 3. Akun ini tidak akan dihapus dan akan di logout alias akun ngambang
All Rights Reserved
#4
takterucap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Quotes
  • Gadis Manis (Fresha). END
  • Cinta Dua Bersaudara (END) βœ…
  • KAMU YANG SANGAT AKU RINDUKAN
  • Bertahan Sedikit Lagiβœ“
  • The Beloved Mr Bad
  • Quotes Inspiration βœ”
  • THE UNYIELDING  [END]

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines