Memeluk Bulan

Memeluk Bulan

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kiara Zahra Sivagna. Seorang gadis yang sederhana dan periang, seketika hidupnya berubah semenjak ditinggal orang yang sangat dicintainya. Siapa sangka, sosok seperti orang tersebutlah yang dirindukannya. Mendambakan seseorang yang bisa melindungi, mengayomi, dan membuatnya merasa nyaman. Ia menemukan sosok tersebut dalam diri seseorang yang seharusnya tidak ia cintai. Tapi apalah daya, cinta tidak mengenal usia. Hal itulah yang membuatnya jatuh cinta kepada Pria yang terlampau 15 tahun perbedaan umur dengan dirinya. "Mungkin Aku yang terlalu menginterpretasikan rasa" -Ara
All Rights Reserved
#823
bintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MOON GRAVITY (Completed Edit)
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • KIARILHAM【END】
  • Mafia dan Dokter Gemoy
  • My Bae 1 - DJIERA [TAMAT]
  • Diary Kiara (On Going)
  • Lumière & Kaifer: A Tale of Us
  • The Moon Sent You to Me
  • Destiny
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]

Bisakah kamu bayangkan dirimu akan menemukan sebuah cinta yang tidak akan bisa kamu lepaskan seumur hidupmu ketika kamu berada di tempat baru? Bahkan jika itu akan merusakmu, secara mental bahkan fisik. Cinta yang begitu besar hingga membuatmu ingin menanggung semua resiko hanya untuk bisa mendekatinya yang begitu kelam. Terjerumus dalam sebuah tragedi yang membuat laki-laki yang kamu cintai dipandangan pertama itu memmiliki warna kelabu, sendu dan tidak bercahaya. Saat itu, hanya dirimulah satu-satunya orang yang dapat melihat sebuah warna dari gelapnya kelam yang menyelimuti. Hanya kamu yang bisa melihat secercah sinar yang bisa saja menjadi sebuah pelangi kemudian. Kamu yang dikenal memiliki IQ terbodoh, dengan nekatnya mendekati dia yang dibuang dari lingkungannya. ya... hanya kamu, yang secara gila mendekati si kelam hanya untuk membuka celah dan menyinarinya dengan cahaya bulan merahmu. Kamu adalah si Bule Kepiting.

More details
WpActionLinkContent Guidelines