Raga
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 20, 2019
Ketika sepasang insan bertemu kembali dalam satu waktu, semua orang pasti membayangkan kembali kenangan kenangan yang telah mereka buat bersama. Begitu pula denganku, aku kembali membayangkan kenangan yang telah kita buat bersama. Sepertinya bukan kita, tapi aku. Cerita yang aku buat bersama anganku bersamamu dulu. Ini cerita tentangmu. Seseorang yang sering aku samarkan namanya menjadi Raga. Maaf jika aku tidak sopan, tetapi ini adalah satu satunya cara aku menuangkan kegundahanku lagi. Namamu juga tidak kusebut langsung kan? Jangan cuman baca deskripsi ya? Baca juga ceritanya. Karena terkadang mendeskripsikan lebih sulit daripada menjelaskan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antologi Raka
  • The Last Captain
  • Kamu Milikku (Tamat)
  • The Last Birthday With You
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • CERPEN (END)
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]
  • baby boy
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Gus Abizar

Tidak semua kata dapat terucap, tidak semua rasa dapat sampai, tidak semua harap kan dapat dan tanya menemui jawab. Yang diperlukan hanya mengikhlaskan, membiarkan semuanya sederhana, apa adanya. Juga tidak semua temu dapat berpadu selalu, dan yang asing sama halnya. Hakikat manusia adalah mengenal dengan baik dan santun, sewajarnya. Bermain norma dan klausa, sebosannya. Kalaupun dirimu dan diriku pernah sempat terlalu sama-sama baik, itulah sewajar-wajarnya kesalahan yang sama-sama pernah kita lakukan. Selanjutnya, apakah mau dilupakkan? Atau dibiarkan bertahan dalam ingatan. Aku sedang bertanya, bukan menjawab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines